Tip dan Trik 2

Pada tutorial sebelumnya sudah dibahas, bagaimana “menampilkan” file Flash menggunakan perintah loadMovieNum. Kelemahan dari perintah loadMovieNum adalah file yang di-load akan “mengambil alih” file “yang menampilkan”. Dengan demikian, Anda perlu mengatur agar kedua file tidak saling menumpuk.

Ada perintah lain yang memungkinkan Anda mengatur “letak” file yang ditampilkan, yaitu menggunakan perintah loadMovie.

Pertama, siapkan dua animasi Flash berupa file berekstensi swf, misalnya: animasi1.swf dan animasi2.swf.

Kedua, buat file kerja baru Flash, beri nama: loadMovie.fla. Untuk memudahkan pengalamatan, letakkan ketiga file di folder yang sama.

Ketiga, buat klip movie kosong, dengan cara klik menu Insert | New Symbol atau tekan Ctrl + F8. Beri nama Name: target dan Type: Movie clip. Biarkan klip movie kosong. Buka panel Library, klik, seret dan letakkan klip movie target ke stage. Letaknya akan menentukan kiri atas klip movie yang akan ditampilkan. Pada panel Properties, ganti <Instance Name> menjadi target.

Ketiga, impor dua tombol dari Window | Common Libraries | Buttons. Satu tombol untuk menampilkan animasi1, lainnya untuk menampilkan animasi2.

Keempat, klik tombol pertama, di jendela Actions – Button, ketik:

on (press){

        loadMovie(“animasi1.swf”, “target”);

}

Kelima, klik tombol kedua, di jendela Actions – Button, ketik:

on (press){

       loadMovie(“animasi2.swf”, “target”);

}

Keenam, publish dengan menekan Ctrl + Enter atau tekan Control | Test Movie.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s